Malang — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Program Studi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dr. Ahmad Shobrun Jamil, S.Si., M.P. berhasil meraih pendanaan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam skema Pengabdian kepada Masyarakat.
Hibah tersebut diberikan untuk pelaksanaan program bertajuk “Pemberdayaan Bumdesma Wajak Jaya Abadi Melalui Peningkatan Teknik Pengawetan Mendong, Kualitas Produk Anyaman, dan Pemasaran Digital Berbasis Kemitraan.” Program ini dirancang sebagai upaya konkret dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pelaku usaha berbasis kerajinan lokal.
Melalui kegiatan pengabdian ini, Dr. Ahmad Shobrun Jamil berfokus pada penguatan keterampilan masyarakat dalam teknik pengolahan dan pengawetan bahan baku mendong agar memiliki daya tahan lebih baik. Selain itu, program ini juga mendorong peningkatan kualitas produk anyaman sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Tidak hanya pada aspek produksi, program ini juga menitikberatkan pada strategi pemasaran digital berbasis kemitraan. Dengan pendekatan ini, diharapkan pelaku usaha di bawah naungan Bumdesma Wajak Jaya Abadi dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.